Berjalan
kaki merupakan satu hal yang tak
terpisah dari kehidupanku. Ia menyatuh disaat- saat kesusahanku. Tak semua
orang bangga untuk menjadi seseorang pejalan kaki, apa lagi ditambah dengan
keadaan negara yang memanjakan kita dengan perbagai fasilitas kedaraan. Berjalan terkadang hanya djadikan sebagai
sarana untuk olaraga dengan tujuan membuat tubuh lebih sehat, memang tak salah
jalan kaki di jadikan olaraga. Tapi hal itu sudah sangat menjauh sekali dari
pada yang kita tahu dahulu, yaitu; berjalan kaki adalah gaya hidup.
Aku menjadikan jalan kaki sebaga
alat yang kendaraan yang efisien, kenapa? Pertama Aku bukan orang yang bisa membawa
motor, dan yang kedua terkadang jika uang ku habis, berjalan kaki menjadi
alternatif yang gratis ku pergunakan. Berjalan kaki berkilo-kilo pernah aku
rasakan, enak tidak enak tetap aku nikmati.
Banyak hal yang aku temukan disaat
aku berjalan kaki, mulai dari kehidupan para gelandangan, pedagang kaki lima,
kaum waria, dan berbagai macam orang lainnya. Aku terkadang tertegun dengan
kesederhanaan dan kekurangan mereka, mereka masih tetap kuat untuk tetap
tersenyum walaupun kita tahu kehidupan sengsara yang melilit mereka. Tak peduli
dengan apa kata orang lain mereka tetap terus berjuang untuk mecari sesuap
nasi.
Begitu penting nya berjalan kaki
untukku, seketika aku tak berjalan kaki berkilo-kilo selama dua bulan lebih,
satu hal yang terindah ini membuat ku rindu untuk melakukan berjalan kaki.
Terkadang aku merasa iri karna ketebatasanku yang terus berjalan kaki, akibat
tak punya motor, duit dan yang paling para hidup meratau ditempat orang. Tentu
saja membuat aku terus berjuang mencari jalan agar bisa kemanapun, tanpa ada
yang membatasi.
Indahnya berjalan kaki, walaupun
akibat sering berjalan kaki membuat kakiku bengkak, namun itu bukan penghalang
untuk aku terus mencintai berjalan kaki yang menjadi gaya hidup saat ini. I
love #mlaku. @_@ : MEY SABA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar